CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Pages

Sim Pets

Minggu, 26 Juni 2011

Risalah Pata Hati


Cinta, betapa indah dirasa, begitu agung dijunjung, sungguh nikmat dikecap.

Saat hawa cinta memenuhi rongga dada, ketika nyala cinta membakar sukma, rasa rindu sontak menggebu, hasrat bertemu begitu laju, amat susah ditangguhkan, tak mudah dihentikan.

Kalau mungkin harus sekarang, tak boleh sedetikpun waktu terbuang.

Kala dua hati bertemu, rindupun terpadu. Disana, puncak bahagia tergapai, dunia penuh warna tergerai. Hanya berdua, tak butuh yang lain, tak acuh segala komplain, karena tiada lagi bahagia di atas indahnya cinta.

Demikianlah, kala mawar asmara mekar kuntumnya. Namun layaknya mawar, asmara tak selamanya mekar. Setelah bermasa lama merenda asa, berjibaku liku merajut rindu, kini datang masanya batas menedas.

Tiada lagi mesra berdua, tiada lagi sandarnya dibahu.

Tiba saatnya indah sang mawar luluh dan layu, menyisakan duri, memori, dan nyeri di ulu hati.

Begitulah takdir kehidupan, putaran rodanya kerap melindas pecinta hingga kandas, terdesak hingga ke tepian jurang.


Engkau yang sedang patah hati...

Menangislah, merataplah,

Berteriaklah sekeras-kerasnya

Jangan malu untuk menunjukan

Betapa engkau menanggung beban kesedihan..

Jangan ragu untuk mengungkapkan

Betapa pedih hati yang tersakiti

Dalam cinta-kasih

Di sini....

Kutemani dirimu dalam tangismu

Ku bantu engkau memerah air matamu

Ku sediakan bahu untukmu

Menumpahkan sakitmu


Sepanjang jejak kenangan

Kudekap erat nganga luka

Lalu kurentangkan pada bendera cinta

Namun selalu kubertanya pada Tuhan

Apakah makna sebuah harapan?????

Dalam setiap kisah, entah mengapa

Selalu saja,

Aku dipaksa untuk kalah..


Diri tenggelam pilu

Membayangkan wajahmu adalah siksa

Menyusupkan ketakutan

Yang entah dari mana datangnya

Pada bintang gundah gulana

Bertahta jiwaku atas nestapa

Namun apalah artinya duka

Dalam asa tak berarti

Yang coba menggapai mimpi


Hari-hari berlalu

Terus saja begitu....

Lorong gelap yang perlahan kususuri

Entah kemana ujungnya nanti

Hanya sepi

Yang mendekapku erat, penuh kasih

Dan duka yang tak kenal lelah

Bersandar manja di dada


Kini kau jauh di sana,

Teramat jauhnya

Entah sekedar asa

Mampukah mengantarku ke sana

Kenangan............

Betapa aku harus menanggung engkau

Sepanjang hidupku

Kutahu betapa kini damai hatimu

Dan memang itulah harapku

Sedang aku....

Lupakan dan buanglah jauh


Sungguh aku tiada tak rela

Namun di rimbun belantara nestapa

Takn kuasa kumekarkan sekedar

Senyuman

Betapa susah melapangkan dada

Tuk sekedar menyapa dan memuji

Indahnya

Bunga-bunga bermekaran

Tempatmu kini bersandar


Dadaku berdebar

Fikirku membayang akan kengerian

Adakah’kan bisa kuhindari

Kiblat nestapa yang selama ini kuhadapi

Sedang tetes-tetes darah dari luka lama

Memagari hasrat ‘tuk sekedar maju melangkah..


Apa yang bisa kukatakan

Apa yang harus kulakukan

Saat setiap kenangan..

Menusuk-nusuk relung hati paling dalam

Menegaskan gurat luka

Yang meski sekian lama,

Tiada sembuh jua..


Kapankah akhirnya

Sampai aku pada ambang kekuatanku

Akankah musnah pada akhirnya,,

Tergilas nestapa tersapu derita

Akan cinta dan kerinduan

Yang tiada habis dalam dendang dan tangisan..


Ijinkan hamba menangis, Tuhan..

Menghamburkan duka, meresapkan segala kegagalan..

Bukannya hamba tak terima

Namun apalah arti tangis hamba

Di hadapan pasti-Mu

Dan kutahu,

Hanya engkau yang tahu

Apa yang terbaik untukku

Risalah Patah Hati

By;-F. Faiz-

0 ComMent:

- Hiii guys,, TerIma KaSih iaa ataS KunjUngaN'y, sEmoga Isi daLam bLog iNi daPat mEmberIkan mAnfaaT sErta PengEtaHuan LebiH baGi Qt, dan Segala iSi daLam Blog ini bErdasarKan sUmber dAn RefereNsi yang di Dapat -